Sekretaris Jenderal PDIP Sebut Hukuman 2 Tahun Memang Pantas Untuk Alfian Tanjung

Sekretaris Jenderal PDIP Sebut Hukuman 2 Tahun Memang Pantas Untuk Alfian Tanjung – Alfian Tanjung divonis dua tahun penjara atas ajaran kedengkian melalui cuitannya ‘ PDIP 85 % dalamnya kader PKI’. Selesai Mahkamah Agung memenuhi kasasi jaksa yg menampik putusan PN Jakpus memvonis terlepas dari tuduhan.

Menyikapi hal semacam itu, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menuturkan memang sesuai harapannya. Alfian Tanjung dianggap memang semestinya menanggung ucapannya.

“Memang dahulu kami menghendaki keadilan ditegakkan lantaran apa pun tiap-tiap orang mesti memikul tanggung jawab atas pengakuannya menuduh 85 % PDIP itu PKI itu dakwaan tidak memikul tanggung jawab,” kata Hasto di Serang, Banten, Jumat (21/12).

Sekretaris Team Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf itu menuturkan perkara hukum Alfian Tanjung dapat jadi pelajaran buat semua pihak. Biar tak berpolitik dengan fitnah.

“Tidak hanya memfitnah PDIP, tetapi ikut fitnah siapa saja tak dibenarkannya agama, kita di ajarkan etika membuat persaudaraan yg baik apa pun ketaksamaan politik jangan pernah jadi beragam fitnah,” tutur Hasto.

Hasto ikut ceritakan pengalaman berbicara dengan beberapa ulama, santri, serta orang di Pesantren Al Fathoniyah, Serang, (20/12) malam. Dalam dialog itu semua menyadari bagaimana Bung Karno serta Islam, sampai Proklamator itu diputuskan menjadi pahlawan kemerdekaan bangsa-bangsa Islam. Dan bagaimana PDI Perjuangan memperjuangkan Hari Santri buat diperingati lewat cara nasional pada 22 Oktober.

“Serta lewat cara peradaban kami membuat islam serta keislaman itu sisi dari jalan spiritual kepercayaan keagamaan yg ditempuh oleh sejumlah besar kader PDI Perjuangan,” ujarnya.