Longsoran Tambang Gamping Ilegal di Pangandaran Timpa Dua Rumah Warga

Longsoran Tambang Gamping Ilegal di Pangandaran Timpa Dua Rumah Warga – Pekerjaan penambangan batu gamping ilegal di Desa Banjarharja, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat mengakibatkan longsor, Senin (8/4/2019). Longsor menerpa dua rumah penduduk.

Kapolsek Kalipucang AKP Jumaeli memberikan laporan, longsor berlangsung kira-kira waktu 12.00. Dua rumah yang tertimpa terdaftar punya keluarga Zaenal Abidin (72) serta Yadi Supriadi (65).

Jumaeli memaparkan, kala insiden, banyak korban tengah beristirahat di dalam rumah semasing. Mendadak, mereka dengar gemuruh hebat di belakang rumah mereka.

“Banyak korban cemas serta berhamburan ke luar. Nyatanya bukit batu di belakang rumah ambruk, tingginya kira-kira 35 mtr.,” kata Jumaeli.

Sebab cemas, kata Jumaeli, banyak korban alami luka-luka enteng gara-gara terbentur serta terjatuh. Banyak korban, menurut Jumaeli, udah mendapat penyembuhan dari Puskesmas ditempat.

Sesaat dua rumah punya banyak korban, kata Jumaeli, alami rusak berat. Dan beberapa asset punya mereka, seperti sepeda motor, TV, kulkas serta beberapa barang, belum bisa dievakuasi sebab tertimpa material batuan serta bangunan rumah.

Jumaeli mengonfirmasi, bukit batu gamping yang longsor yaitu sisa-sisa penambangan ilegal. Dua hari sebelum insiden,ada pekerjaan pengerukan batu disana.

“Buat pastikan ada tidaknya bagian pidana, kami tengah pengaturan di internal. Sebab kala insiden, tdk ada pekerjaan penambangan langsung di area,” kata Jumaeli.