KPK Menangkap Satu Orang Yang Mengaku Tim OTT Gadungan

KPK Menangkap Satu Orang Yang Mengaku Tim OTT Gadungan – Team Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tangkap seseorang yang menyatakan jadi petugas instansi antirasuah gadungan pada Kamis 20 Desember 2018 malam. Pria berinisial M ini diamankan dikarenakan menyatakan jadi anggota team OTT KPK yang tangkap Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar serta beberapa pihak yang lain saat lalu.

“Kamis malam saat larut malam ditangkap satu orang di daerah Cianjur. Waktu ini aktor tengah ditangkap di Polres Cianjur buat proses selanjutnya,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah waktu dilakukan konfirmasi, Jumat (20/12).

Febri mengemukakan aktor ikut memohon uang pada Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman serta petinggi Pemkab Cianjur yang lain. Aktor, ia mengutarakan, menyatakan miliki banyak kawan yang dapat mengelola masalah.

Tidak hanya tangkap M, team KPK mengamankan beberapa tanda bukti, seperti KTP, lencana bertuliskan ‘konsultan Mabes Polri’, serta uang tunai sebesar Rp 2 juta yang disangka baru di terima aktor dari eks petinggi Cianjur.

KPK ikut mengamankan kartu ATM dengan saldo Rp 30 juta yang disangka di terima dari pihak Wakil Bupati Cianjur.

“Kartu ATM BCA yang disangka diperlukan terima transfer uang kira-kira Rp 30 juta dari pihak Wakil Bupati Cianjur. Disangka awal kalinya usaha pemerasan itu udah dikerjakan pada Wabub serta beberapa petinggi di Cianjur,” jelas Febri.

Atas moment ini, semuanya pihak disuruh tidak untuk coba atau bertindak yang menyatakan seakan pegawai KPK, memeras atau memohon uang pada beberapa petinggi baik di pemerintah pusat serta pemerintah daerah.

Gak cuma itu, beberapa pegawai negeri serta penyelenggara negara termasuk juga pihak swasta ikut diingatkan buat punya sikap tegas pada pihak yang menyatakan jadi KPK.

“Serta menampik bila ada keinginan uang atau fasilitas-fasilitas spesifik dan lekas memberikan laporan ke KPK atau kantor Kepolisian ditempat bila hal itu berlangsung,” pungkas Febri.