Kapanye Keselamatan Sepanjang Periode Angkutan Lebaran 2019

Kapanye Keselamatan Sepanjang Periode Angkutan Lebaran 2019 – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat kembali menghadirkan Pemasyarakatan Keselamatan di Rest Ruangan (A) KM. 102 Tol Cikampek-Palimanan. Sebelumnya setelah diselenggarakan pada Jumat (10/5) serta Kamis (16/5) lalu, Ditjen Hubdat kerjakan acara Pemasyarakatan Keselamatan Berkendara dalam rencana menyongsong Angkutan Lebaran 2019.

” Buat acara kesempatan ini di Rest Ruangan KM. 102 Tol Cipali kami menghadirkan Pemasyarakatan Keselamatan Berkendara di Jalan Tol. Soal ini buat menambah keselamatan jalan raya serta turunkan angka kecelakaan semasa Angkutan Lebaran 2019, ” papar Sigit Irfansyah, Direktur Fasilitas Transportasi Jalan, dalam keterangannya, Minggu (19/5) .

Sepanjang periode Angkutan Lebaran 2019, Sigit mengharap baik warga umum ataupun banyak pemakai jalan tol supaya mementingkan keselamatan dalam berkendara.

” Bila warga pingin mudik Lebaran serta memanfaatkan kendaraan pribadi, saat ini udah ada pilihan melalui jalan Tol Trans Jawa. Tapi diyakinkan kalau sepanjang mengemudi harus ingat beristirahat kalau udah mengemudi sepanjang 4 jam, diantaranya dapat mampir ke rest ruangan paling dekat kelak di tol, ” makin Sigit.

Dalam pemasyarakatan keselamatan kesempatan ini Team Ditjen Hubdat sekalian menghadirkan kontrol lampu untuk kendaraan besar seperti truk serta mobil box dan pemasangan lampu yg mati ataupun stiker pemantul sinar penambahan.

Satu hari awal mulanya, pemasyarakatan sama diadakan di Terowongan Jalan Kendal, Daerah Terpadu Dukuh Atas Jakarta Pusat. Dalam pemasyarakatan itu, team Ditjen Hubdat mengampayekan keselamatan berkendara sekalian berbagi takjil pada banyak pengendara serta warga yg melalui lokasi itu.

Dalam serangkaian kesibukan pemasyarakatan ini, Sigit mengatakan kalau penting untuk warga buat bawa barang bawaan waktu mudik seperlunya.

” Menjaga senantiasa barang yg anda bawa juga, yakinkan keamanan anda dengan jauhi bawa barang terlalu berlebih atau perhiasan yg menonjol. Untuk banyak pengemudi, yakinkan kelaikan kendaraan yg akan dimanfaatkan sebelum berkendara, ” tutur Sigit.

Diluar itu, Sigit meneruskan kalau warga naik kendaraan umum, tidak untuk malas memberi salam pengemudi yg bawa kendaraanya melampaui kecepatan yg ditetapkan atau ugal-ugalan.