Datang ke Penambal Ban, Seorang Pria di Blitar Mati Mendadak

Datang ke Penambal Ban, Seorang Pria di Blitar Mati Mendadak – Seseorang pria hadir ke penambal ban di Desa Kedungwungu Kecamatan Binangun, Blitar. Akan tetapi waktu tunggu ban motornya ditambal, pria yg duduk di kursi itu mendadak jatuh terjatuh.

Kontan panorama itu bikin kuatir pemilik tambal ban. Rupanya, pria itu telah wafat. Diapun menyebut tetangga seputar untuk membantu korban. Beberapa antara lain, memberikan laporan insiden ini ke petugas kepolisian.

“Kami singgahi area insiden bersama dengan team medis Puskesmas Binangun. Hasil kontrol luar, tak diketemukan sisa penganiayaan,” kata Kabag Humas Polres Blitar Iptu M Burhanudin di konfirmasi, Senin (8/4/2019).

Waktu polisi mendatangi area, sejumlah penduduk seputar turut lihat, sampai situasi makin ramai. Mendadak hadir wanita tergopoh-gopoh menyisip kerumunan penduduk.

“Ini suami saya pak,” ujarnya sembari menangis di muka polisi.

Nyatanya, pria yg wafat mendadak dalam tempat tambal ban itu bernama Mudjianto. Lelaki berumur 65 tahun ini adalah suami Widya Yunik. Mereka adalah penduduk Kelurahan Kamulan Rt 2/2 Kecamatan Talun, Blitar.

Pasutri ini beli sayur dalam sebuah warung, gak jauh dari area penambal ban. Waktu sepeda motornya berhenti di muka warung, Yunik memahami ban roda belakang motor mereka gembos. Ia lantas mengharap suaminya pergi ke tukang tambal ban, gak jauh dari warung itu.

“Info istrinya, suaminya lama menanggung derita sakit darah tinggi. Lama tak kontrol. Peluang, wafatnya dengan mendadak karena darah tingginya kumat lantaran tempat tinggalnya Talun itu jauh dari Binangun. Mungkin kelelahan di jalan,” jelas Burhanudin.

Lantaran sang istri menampik jenazah suaminya diautopsi, polisi memintanya bikin surat info. Jenazahpun langsung diserahkan ke sang istri untuk dibawa ke rumah duka serta disemayamkan.