21 Prosen Dari Tujuan Sebesar Rp50, 3 Triliun

21 Prosen Dari Tujuan Sebesar Rp50, 3 Triliun – PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PTPP mencatat keseluruhan kontrak baru yg didapatkan sejak mulai Januari sampai April 2019 sebesar Rp10, 75 triliun. Pencapaian kontrak baru itu sama dengan 21 prosen dari tujuan sebesar Rp50, 3 triliun di akhir tahun ini.

Direktur Keuangan PTPP Agus Purbianto menjelaskan kontrak baru yg sukses didapatkan pada tahun ini didominasi oleh proyek-proyek hasil bersama dengan Tubuh Usaha Punya Negara (BUMN) .

Sumbangan project dari perusahaan pelat merah itu sebesar Rp7, 2 triliun atau 67, 59 prosen dari keseluruhan nilai kontrak baru. Kontrak baru pula didapatkan dari kerja sama seperti perusahaan swasta sejumlah Rp2, 52 trilun atau 23, 46 prosen dari pencapaian kontrak.

” Bekasnya dari pemerintah atau APBN dengan andil 8, 93 prosen dari tujuan, ” papar Agus di lokasi Kebayoran, Jakarta, Jumat (17/5) .
Menurut sumbernya, nilai kontrak baru yg disumbang oleh induk perseroan meraih Rp9, 41 triliun. Sesaat bekasnya, disumbang anak usaha sebesar Rp1, 34 triliun.

Berdasar pada style sektornya, nilai kontrak baru yg diraih dari project pembangunan jalan serta jembatan sebesar 32, 23 prosen. Lalu, dari bagian minyak serta gas bumi kurang lebih 31, 48 prosen.

Lalu, gedung kurang lebih 24, 42 prosen, industri 6, 51 prosen, arah kereta api 4, 19 prosen, serta pembangkit listrik 1, 17 prosen dari nilai kontrak baru.
Sesaat proyek-proyek yg sukses didapatkan, adalah RDMP RU V Balikpapan sesi II sejumlah Rp3, 38 triliun serta pembangunan jalan Tol Indrapura Rata-rata ruas kelanjutan Rp3 triliun.

Seterusnya, pembangunan pesantren Mualimin di Yogyakarta sebesar Rp470 miliar, pembangunan pelebaran Bandar Hawa Soekarno Hatta sesion 1 serta 2 Rp455 miliar, serta kereta api Makassar-Pare-pare Rp450 miliar.

Lalu, pula datang dari project sapras SPBU rest ruang sejumlah Rp334 miliar, SPAM Gresik Rp300 miiar, RSUD Soreang Rp269 miliar, serta yang lain.

” Dengan pencapaian ini, manajemen percaya diri tujuan kontak baru tahun ini dapat terwujud, ” tuturnya.

Pada tahun yang lalu, perusahaan pelat merah di bagian konstruksi itu sukses menyimpan kontrak baru meraih Rp43 triliun. Dari realisasi itu, perseroan menambah tujuan kontrak baru pada tahun ini kurang lebih 16, 97 prosen.